Sunday, 11 May 2014

Komparasi Mentalitas Duo Yamaha (Jorge Lorenzo)

Foto: ~ Komparasi Mentalitas Duo Yamaha ~

1. Sang rider utama, Jorge " GoGoN " Lorenzo
Lorenzo juara dunia motogp kelas 250 cc tahun 2006-2007 dan kelas motogp 2010 & 2012. Pada empat seri awal di kelas motogp tahun 2008, Lorenzo sudah menduduki pole position secara berturut-turut. Ia makin diperhitungkan karena memiliki skill dan teknik membalap yang oke serta gayanya yang agresif. Agresivitasnya dalam membesut YZR-M1 tersebut acapkali membuat ia mengalami kecelakaan hebat. 
Di seri Catalunya 2009 , Lorenzo menunjukkan bukti bahwa ia adalah calon pewaris rider utama Yamaha sepeninggal Valentino Rossi kelak. Walaupun pada GP Catalunya tersebut akhirnya ia takluk kepada sang legenda motogp Valentino Rossi dalam duel sengit yang sangat rapat dan mendebarkan hingga lap terakhir.

Mental memburu gelar juara dunia Lorenzo di tahun 2010 justru terkesan lebih banyak dilatarbelakangi oleh target pribadi mengalahkan Rossi.
ML_ Istilah “game over”, menduduki kursi warna kebesaran Rossi yaitu kuning sudah mengindikasikan “api dalam sekam” di tubuh Yamaha. Yang akhirnya Yamaha lebih memilih Lorenzo ketimbang mempertahankan Rossi, sehingga Rossi hengkang dan pindah ke Ducati.

Mental plagiat juga melekat pada diri Lorenzo ( sama keq di sebelah, otak cetek :v ) . Meniru apa yang rossi lakukan dan kenakan. Mulai dari helm “angel – devil”, celana balap belang sebelah, gaya selebrasi yang kadang kala dilakukan untuk menertawakan / mengejek Rossi, gaya balap, sampai setingan motor yang ingin sama dengan Rossi.

Sikap emosi Lorenzo terlihat dalam beberapa kejadian. Mulai dari adu mulut dengan Simoncelli di GP Portugal 2011 soal riding style Simoncelli yang dianggapnya membahayakan rider lain sampai perlakuan Lorenzo terhadap motor tunggangannya pada saat crash. Bukan berusaha membangunkan dan membelai motornya, tetapi malah menendang motor. 
Waaaahhhh …. 
Dimana mentalitas Lorenzo dalam menghargai motor yang telah mengantarkannya tampil sebagai juara dunia ?

Dan kejadian saat lorenzo seakan ingin memukul / melembar Glove nya ke arah bautista, sesaat setelah ia crash .
Hingga beberapa momen vs Marquez seperti mukul tangki, menolak bersalaman hingga insiden pengusiran marquez setelah di black flag !!

Melihat beberapa insiden di atas ..
Jujur, harus di akui ..
LORENZO ADALAH SOSOK RIDER YANG MEMILIKI EMOSI YANG LABIL !!
#ajo Fumiyem Garis Keras :vSang rider utama, Jorge " GoGoN " Lorenzo
Lorenzo juara dunia motogp kelas 250 cc tahun 2006-2007 dan kelas motogp 2010 & 2012. Pada empat seri awal di kelas motogp tahun 2008, Lorenzo sudah menduduki pole position secara berturut-turut. Ia makin diperhitungkan karena memiliki skill dan teknik membalap yang oke serta
gayanya yang agresif. Agresivitasnya dalam membesut YZR-M1 tersebut acapkali membuat ia mengalami kecelakaan hebat. 
Di seri Catalunya 2009 , Lorenzo menunjukkan bukti bahwa ia adalah calon pewaris rider utama Yamaha sepeninggal Valentino Rossi kelak. Walaupun pada GP Catalunya tersebut akhirnya ia takluk kepada sang legenda motogp Valentino Rossi dalam duel sengit yang sangat rapat dan mendebarkan hingga lap terakhir.

Mental memburu gelar juara dunia Lorenzo di tahun 2010 justru terkesan lebih banyak dilatarbelakangi oleh target pribadi mengalahkan Rossi.
ML_ Istilah “game over”, menduduki kursi warna kebesaran Rossi yaitu kuning sudah mengindikasikan “api dalam sekam” di tubuh Yamaha. Yang akhirnya Yamaha lebih memilih Lorenzo ketimbang mempertahankan Rossi, sehingga Rossi hengkang dan pindah ke Ducati.

Mental plagiat juga melekat pada diri Lorenzo ( sama keq di sebelah, otak cetek  ) . Meniru apa yang rossi lakukan dan kenakan. Mulai dari helm “angel – devil”, celana balap belang sebelah, gaya selebrasi yang kadang kala dilakukan untuk menertawakan / mengejek Rossi, gaya balap, sampai setingan motor yang ingin sama dengan Rossi.

Sikap emosi Lorenzo terlihat dalam beberapa kejadian. Mulai dari adu mulut dengan Simoncelli di GP Portugal 2011 soal riding style Simoncelli yang dianggapnya membahayakan rider lain sampai perlakuan Lorenzo terhadap motor tunggangannya pada saat crash. Bukan berusaha membangunkan dan membelai motornya, tetapi malah menendang motor. 
Waaaahhhh …. 
Dimana mentalitas Lorenzo dalam menghargai motor yang telah mengantarkannya tampil sebagai juara dunia ?

Dan kejadian saat lorenzo seakan ingin memukul / melembar Glove nya ke arah bautista, sesaat setelah ia crash .
Hingga beberapa momen vs Marquez seperti mukul tangki, menolak bersalaman hingga insiden pengusiran marquez setelah di black flag !!

Melihat beberapa insiden di atas ..
Jujur, harus di akui ..
LORENZO ADALAH SOSOK RIDER YANG MEMILIKI EMOSI YANG LABIL !!


Sumber: MotoGP Lover's on  Facebook

No comments:

Post a Comment